Anda Hendak Demo? Jangan Asal

 

Demo tidak dilarang!

Negara malah menjamin keamanan para peserta demo dengan mengeluarkan Undang – Undang No. 9 Th 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Namun, bukan berarti demo bisa dilakukan sembarangan dan suka-suka. Demo harus memenuhi aturan yang telah ditetapkan.

Jika salah mengerti dan menginterpretasikan  demo, bisa- bisa Anda jadi tersangka, dan dipidana.

Oleh karena itu, sebelum melakukan demo, baca dulu keterangan dan ketentuan dari kepolisian seperti berikut ini.

 

Perijinan Penyampaian Pendapat Di Muka Umum

 

Persyaratan :

a. Maksud dan Tujuan
b. Lokasi dan Route
c. Waktu dan Lama Pelaksanaan
d. Bentuk
e. Penanggung Jawab / Korlap
f. Nama dan Alamat Organisasi, Kelompok dan Perorangan.
g. Alat Peraga yang digunakan
h. Jumlah Peserta

 

Bentuk Penyampaian Pendapat di Muka Umum :

a. Unjuk Rasa / Demonstrasi
b. Pawai
c. Rapat Umum
d. Mimbar Bebas

 

Ketentuan :

•  Penyampaian Pendapat di Muka Umum disampaikan di tempat terbuka dan tidak membawa yang dapat membahayakan keselamatan umum.

•  Pembatalan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum disampaikan secara tertulis selambat – selambatnya 24 jam sebelum pelaksanaan.

•  Setelah menerima pemberitahuan tentang kegiatan penyampaian pendapat di Muka Umum Polri wajib :
a. Memberikan surat tanda terima pemberitahuan
b. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab penyampaian pendapat di Muka Umum
c. Melakukan koordinasi dengan pimpinan, instansi / lembaga yang menjadi tujuan penyampaian pendapat
d. Mempersiapkan pengamanan tempat lokasi dan route yang dilalui.
e. Bertanggung Jawab untuk melindungi para peserta penyampaian pendapat di muka umum
f. Bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Pengamanan.

•  Sanksi – sanksi yang diperoleh apabila tidak sesuai dengan ketentuan antara lain :

a. Dibubarkan bila tidak memenuhi dengan ketentuan
b. Perbuatan melanggar hukum di kenakan sanksi hukuman sesuai dengan ketentuan Perundang – undangan yang berlaku.
c. Penanggung Jawab melakukan tindak pidana, di pidana sesuai dengan ketentuan Perundang – undangan yang berlaku ditambah sepertiga dari pidana pokok.
d. Barang siapa dengan kekerasan / ancaman dalam penyampaian pendapat di muka umum dipidana penjara paling lama 1 ( satu ) Tahun.

 

Dasar :

Undang – Undang No. 9 Th 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

 

Demikian informasi ini kami sampaikan. Ada baiknya Anda pahami betul syarat dan ketentuannya dengan benar, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Sumber: Website Kepolisian

 

Tulisan lain yang berhubungan dengan Kepolisian:

1 Prosedur Pembuatan SKCK

2 Persyaratan Pembuatan SIM

3 Apakah BPKB dan STNK itu?

Jenis Layanan Yang Diberikan Oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu

 

Bagikan ke teman anda